Langsung ke konten utama

PRODIKU

Assalamu'alaikum wr.wb.


Kembali lagi dengan saya "Ery Trijayanti" dari TPB 30.
Sesuai dengan janji saya pada postingan sebelumnya bahwa saya akan menjelaskan atau lebih tepatnya bercerita bagaimana sih rasanya jadi mahasiswi arsitektur di Institut Teknologi Sumatera beberapa bulan pertama ini.

Oke deh.
Kebanyakan dari kita sudah tau ya mahasiswa Arsitektur itu identik dengan yang namanya:
Gambar, 
Lembur,
Mata Panda,
Deadline,
Garis harus lurus,
Menguras uang,
Tabung gambar.

Faktanya, itu memang benar, teman-teman.
Hmmm... (1 jam)

Tapi tenang. 
Selama kita mencintai dunia Arsitektur, maka kita akan mendapatkan kebahagiaannya sendiri.
Kita dituntut untuk bisa memanage waktu dengan sangat baik, rasa tanggung jawab yang tinggi, analisis yang baik, dan attitude. Maka dari itu mahasiswa Arsitektur itu solid. Dibalik tugas dan revisi yang banyak, kita  menemukan teman-teman dan bekerja sama dengan mereka. Anak arsi itu welcome kok jika kita minta bantuan๐Ÿ˜. Selain itu, dosen dan kakak tingkatnya ramah. Mereka peduli dan baik kepada kami. Salah satu himpunan yang tidak main fisik. Bisa dibilang begitu. 


Mitosnya, anak arsi harus jago gambar. Itu salah, guys. Yang benar itu bisa gambar, dan bikin garis lurus tanpa penggaris. Karena kemampuan menggambar itu bisa dilatih lohh. Jadi gak ada alasan untuk kita minder. Sebaliknya, kita malah belajar bareng dengan mereka. Dan yang harus kita sadari, setiap orang memiliki kelebihannya sendiri-sendiri. Saya salah satu mahasiswi yang susah sekali menggambar. Tapi karena kecintaan saya terhadap dunia Arsitektur yang masih dalam lingkup geometri, saya putuskan untuk bertahan di sini.


Jujurnya, ketika saya masih di bangku SMA, saya akan sulit menemukan teman di bangku kuliah.
Tapi ternyata pemikiran itu 100% salah, teman-teman. Saya menemukan banyak teman yang baik, dan luar biasanya lagi, perhatian. hmmmm... ๐Ÿ‘€

Sekian dulu untuk cerita kali ini. Tapi masih ada postingan selanjutnya lohh..
Lupa sama Tuhan, itu dosa.
Lupa sama teman, sudah biasa.
Lupa sama aku, mana bisa? ๐Ÿ˜Ž

Jangan lupa ikuti postingan selanjutnya yaa..

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Data Diri

Assalamu'alaikum wr.wb. Apa kabar teman-teman? Untuk kabar, tidak perlu dijawab karena saya juga tidak akan bisa mendengar jawaban kalian. hihii.. Tapi semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan (dompet) khususnya untuk kita-kita para rakyat kost. Aamiin.. Saya Ery Trijayanti dari program studi Arsitektur Institut Teknologi Sumatera angkatan 2018. Ini pertama kali saya membuat blog baru semenjak saya masih dalam bangku Sekolah Menengah Pertama. Kok tiba-tiba buat blog ya? Kayak tidak biasanya tapi ya memang tidak biasa. Jadi gini, sebenarnya ini dalam rangka tugas mata kuliah Pengenalan Komputer dan Software.  Pada postingan selanjutnya, saya akan menjelaskan atau lebih tepatnya bercerita gimana sih rasanya jadi mahasiswi Arsitektur dan apa aja sih suka dukanya kuliah di itera khususnya dalam prodi Arsitektur dalam beberapa bulan pertama. Tapi sebelumnya saya akan memberikan sedikit informasi tentang data diri saya. Jadi, siapkan diri kalia...

Cita-Cita dan Harapan di Arsitektur ITERA

Assalamu'alaikum wr.wb. Jumpa lagi dengan saya Ery Trijayanti. Semoga tidak bosan yaa.. Untuk postingan kali ini, saya menganjurkan kepada kalian semua teman-teman saya di manapun kalian berada untuk menyimak terus pembahasan saya kali ini yaa. Mungkin agak  terkesan serius *ehm* dari sebelum-sebelumnya karena saya akan membahas cita-cita dan harapan. Saya mencintai dunia Arsitektur sejak saya duduk dibangku Sekolah Dasar. Pada saat itu saya sering protes  bertanya-tanya mengapa bangunan rumah atapnya harus segitiga, harus ada ornamennya, kenapa rumah yang itu tidak pakai tangga, kenapa kebanyakan rumah setelah ruang tamu pasti ruang keluarga, dan masih banyak lagi. Mungkin orang-orang yang mendengar kebanyakan kesel kali ya.. Gitu aja nanya. Tapi pada kenyataannya, ketika saya berkunjung ke rumah orang, pandangan mata tidak bisa fokus ke tuan rumah. Yang ada dipikiran saya adalah " furniturnya warnanya kok sama ya kan jadinya monoton,oh kolam renangnya gitu, ta...